Rabu, 25 Januari 2012

Sejarah Kalipucang Wetan

Di Jaman penjajahan dahulu, seorang pahlawan daerah bernama Badruddin mengawali pemberian nama daerah Kalipucang. Di jamannya, daerah desa ini sangat banyak Pohon Pinang yang tumbuh sangat lebat di pinggiran desa. Itulah kenapa Badruddin memberikan nama Desa Kalipucang di tahun 1930an. Dan saat setelah beliau wafat, dibuatkanlah makam khusus untuk beliau yang terletak di Desa Kalipucang Wetan.

Di wilayah Jepara, Desa Kalipucang merupakan salah satu daerah dengan luas yang paling besar, itulah mengapa akhirnya di tahun 1940an, Desa Kalipucang di pecah menjadi dua bagian yaitu Desa Kalipucang Wetan dan Kalipucang Kulon agar tidak susah dalam pengurusan pemerintahan desanya. Hingga saat ini, pemerintahan Desa Kalipucang tetap dibagi menjadi dua yaitu Desa Kalipucang Wetan dan Desa Kalipucang Kulon. Batas - batas desa Kalipucang Wetan pun sangat jelas, dengan utara berbatasan langsung dengan desa
Luas wilayah Desa Kalipucang Wetan saat ini adalah 231,355 Ha, dimana sebagian besar tanahnya digunakan sebagai sentra batubata dan pertanian. Namun jika dilihat dari mata pencaharian warga setempat, hampir seluruh warga Desa Kalipucang Wetan berprofesi sebagai petani dan pengrajin batubata. Petani disini lebih memilih menanam padi karena harga jualnya dianggap stabil serta pembuatan batubata dan Krupuk Lala yang memang terkenal buatan desa Kalipucang Wetan.

3 komentar:

  1. Selamat pagi..
    Mohon bantuan
    Saya mau tanya apakah ada supplier furniture jepara di kalipucang wetan rt 01/ 05 kalipucang wetan dengan nama anugrah furniture?

    BalasHapus